Universitas Widyatama Peringati Hari Pendidikan Nasional Secara Khidmat

Universitas Widyatama Peringati Hari Pendidikan Nasional Secara Khidmat

Para pimpinan Yayasan, Rektorat, Dosen, Karyawan Administratif serta perwakilan mahasiswa Universitas Widyatama (UTama) menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKAS) 2018, pada Rabu (2/5) di lapangan pelataran Gedung Auditorium (GSG) Widyatama tepat pukul 08.00. Dalam upacara tersebut, Rektor Universitas Widyatama Dr. H. Islahuzzaman, S.E.,  M.Si., Ak., CA bertindak sebagai pemimpin upacara. Pada kesempatan tersebut, Rektor UTama membacakan pidato sambutan dari Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Prof. Mohamad Nasir.

Dalam isi pidato tersebut disampaikan Keharusan perguruan tinggi melaksanakan riset serta inovasi semakin penting dalam situasi sosial yang penuh disrupsi di era sekarang ini, terutama dengan dorongan Revolusi Industri 4.0. Seluruh elemen diharuskan mewaspadai dan mengikuti arus revolusi yang menggabungkan teknologi fisik, digital dan biologis yang berdampak pada semua disiplin ilmu. Internet of things, genetic editing, artificial intelligent, big data mining, mobil swakendara, supercomputer merupakan bentuk-bentuk teknologi yang merevolusi cara kita menjalani kehidupan.

Poin lain disampaikan bahwa dalam Menghadapi revolusi industri 4.0, Kemenristekdikti sudah bergerak. Pidato Prof Nasir melalui pidato Rektor Univesitas Widyatama mengutarakan telah menggagas beberapa kebijakan untuk menjawab kebutuhan di era ini. Salah satu kebijakan yang akan segera diimplementasikan adalah Program Pendidikan Jarak Jauh atau PJJ, di mana dalam waktu dekat Kemenristekdikti akan mengeluarkan permenristekdikti untuk mendukung pelaksanaan program ini. Adapun salah satu implementasi dari kebijakan mengenai PJJ nantinya adalah pembangunan universitas siber (Cyber University) yang dipersiapkan untuk pembelajaran daring.

Terakhir, Prof Nasir menambahkan “Di sisi Di sisi lain, hal yang tak kalah penting dalam menghadapi era yang penuh dengan turbulensi ini adalah internasionalisasi pendidikan tinggi. Globalisasi menjadi sesuatu yang mutlak terjadi. 7 Artinya, peningkatan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia pun harus ditinggikan. Para dosen, mahasiswa, maupun lulusan yang dicetak oleh perguruan tinggi dituntut untuk dapat beradaptasi dalam menghadapi segala bentuk perubahan. “ujar nya.

Upacara diakhiri dengan menyanyikan lagu Nasional “Padamu Negeri” oleh Kelompok Paduan Suara Mahasiswa Widyatama dan ditutup dengan pembacaan doa yang disampaikan oleh Bapak Tri Sanatha Wahyu.

Universitas Widyatama Bekerjasama dengan IDX Gelar Stock Sound Concert Menghadirkan Band Kahitna
Puluhan delegasi dari 8 Perguruan Tinggi di Indonesia hadiri Bandung Model United Nations (BMUN) 2018 di Universitas Widyatama