MNC University Jalin Kerja Sama Pendidikan dengan Universitas Widyatama

MNC University menjalin kerja sama dengan Universitas Widyatama Bandung. Hal itu dipastikan setelah kedua perguruan tinggi tersebut melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), pada Kamis, 8 Maret 2023.

Menurut Rektor MNC University Mariati Tirta Wiyata, kerja sama ini dilakukan karena MNC University merupakan perguruan tinggi baru yang masih perlu banyak belajar dari perguruan tinggi lain seperti Universitas Widyatama untuk berkembang lebih baik ke depannya.

“MNC University harus banyak belajar dari perguruan tinggi lain seperti Widyatama sehingga bisa berkembang menjadi lebih baik kedepannya,” kata Maria, dalam keterangan resmi, Sabtu (11/3/2023).

Maria melanjutkan, dalam kerja sama ini MNC University melakukan benchmarking perpustakaan dan juga menjajal peluang adanya kolaborasi riset dan pengabdian kepada masyarakat antara para dosen, pertukaran pengajar, serta penerapan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari kedua universitas.

Sementara itu, Rektor Universitas Widyatama Dadang Suganda menyampaikan apresiasinya atas terjalinnya kerja sama ini. Dadang mengungkapkan bahwa saat ini perguruan tinggin harus banyak melakukan kerja sama dengan pihak lain dalam dunia pendidikan untuk memberikan insight, misalnya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kami Universitas Widyatama menyambut baik rencana kolaborasi ini karena memang untuk maju dan berkembang, sebuah perguruan tinggi tidak bisa berjalan sendiri tetapi harus menggandeng perguruan tinggi lain,” jelas Dadang Dalam meningkatkan kualitas perguruan tinggi, kata Dadang, para dosen Universitas Widyatama didorong untuk melakukan riset dan pengabdian kepada masyarakat dengan berkolaborasi dengan para dosen baik dari internal maupun perguruan tinggi lain, serta mendorong untuk melibatkan mahasiswa dalam pelaksanannya.

Karena itu, Universitas Widyatama sangat serius bagaimana meningkatkan kompetensi para dosen dengan mengalokasikan anggaran riset dan pengabdian kepada masyarakat yang cukup besar untuk memacu para dosen untuk menghasilkan luaran-luaran yang berkualitas. Luaran-luarannya nanti tidak hanya ditargetkan bisa diterbikan di jurnal-jurnal terakrreditasi tetapi juga bisa diterapkan atau dimanfaatkan dalam pembelajaran di kelas. Selain itu, beberapa pembenahan fasilitas seperti perpustakaan harus diperhatikan karena akan menjadi salah satu indikator yang menentukan kualitas suatu perguruan tinggi. “Semoga dengan kerja sama ini, bisa menghasilkan dampak positif bagi kedua perguruan tinggi,” tutup Dadang.

(Sumber : SINDOnews.com)