Autism Is Not A Joke

Autism Is Not A Joke

Penandatanganan MOA tersebut bertujuan untuk sosialisasi perihal pendidikan untuk kaum Disabilitas (Autism), sehingga mereka tidak buta akan pendidikan. Jangan sampai anak disabilitas dikucilkan, dan sampai dipasung karena meresahkan warga sekitar. Hal itu dapat kita minimalisir ketika kita mengerti cara treatment anak yang telah menyandang disabilitas.

Kamis, (15/1/2015) Art Theraphy Center Widyatama bekerjasama dengan Dinas Sosial Kota Bandung dan Radio Republik Indonesia menyelenggarakan Memorandum of Aggrement yang bertempat di Gedung B Lantai 6 Ruang Seminar Universitas Widyatama.

Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Wakil Gubernur Jawabarat, Kepala Sekolah SLB serta Sekolah setaranya, Dinas Sosial Kota Bandung, Ketua Radio Republik Indonesia, dan PORTADIN Kota Bandung.

Diawali dengan penampilan dari siswa Art Theraphy Center Widyatama diselingi oleh Video History ketika mereka mempersiapkan penampilan di acara tersebut. Sambutan pertama dilontarkan oleh Bapak Ketua Yayasan Universitas Widyatama Bapak T.Ontowiryo, S.E., MBA. “Sebuah ruang serta tempat untuk anak disabilitas sangatlah diperlukan, disinilah Yayasan Widyatama memfasilitasi kaum disabilitas dengan membangun Art Theraphy Center mengenai seni dan desain.” Ujar Bapak Onto selang dalam sambutannya.

Perlu ada penanganan orang tua agar mereka lebih mengerti dan mengarahkan seorang yang disabilitas (Autism) tersebut sehingga mereka tidak buta akan pendidikan. Peranan penting pun harus datang dari Pemerintah khususnya dinas sosial. Instansi tersebut telah mencatat anak disabilitas khususnya di Provinsi Jawa barat.

Selesai sambutan, acara dilanjutkan dengan dialog interaktif dengan perwakilan dinas sosial, Ketua ATC, dan Ketua RRI Bandung.

Penandatanganan MOA tersebut bertujuan untuk sosialisasi perihal pendidikan untuk kaum Disabilitas, sehingga mereka tidak buta akan pendidikan. Jangan sampai anak disabilitas dikucilkan, dan sampai dipasung karena meresahkan warga sekitar. Hal itu dapat kita minimalisir ketika kita mengerti cara treatment anak yang telah menyandang disabilitas.

Dengan adanya kerjasama ini, banyak pihak berharap bahwa siswa disabilitas memiliki ruang dalam kehidupan sekitar, bahkan bisa sembuh dan memiliki peranan penting bagi masyarakat sekitarnya

Kunjungan Myongji University ke Universitas Widyatama
Muhamammad Hamgari : Bukan meminta Apa yang Indonesia berikan. Tetapi memberikan apa untuk Indonesia.