Widyatama Jalin Kerjasama dengan Filipina dan Malaysia

Universitas Widyatama Bandung kembali mendapat penilaian sebagai universitas dengan standar kualitas yang terpandang, terbukti dari permintaan TWINNING PROGRAM dalam kerja sama menghasilkan sarjana S1 bagi mahasiswa alih program dari program D3 GEOMATIKA COLLEGE INTERNATIONAL di KUALA LUMPUR MALAYSIA, sebuah institusi pendidikan di Malaysia yang memiliki reputasi baik di negaranya.

Memorandum of agreement (MOA) pada jalinan kerjasama kali ini adalah tindak lanjut atas MOU (Memorandum of Understanding) bulan Agustus 2009 yang lalu, berupa aktivitas pengajaran S1 bagi mahasiswa Malaysia untuk alih program ke kampus Widyatama di Bandung, pada Program Studi S1 Manajemen, Akunting, Informatika dan Bahasa Inggris. Selain itu juga akan ditandatangani MOA dengan Universitas De La Salle Lipa, Philippines. Hadir dari De La Salle Lipa 10 orang delegasi yang terdiri dari Rektor Br. Manuel Pajarillo, PhD, Direktur International Mr. Arnold Capuloy, Wakil Rektor Dr. Corazon, Dekan, Dosen dan mahasiswanya.

Penandatanganan dilakukan dikampus Universitas Widyatama pada Jumat 16 Oktober 2009 di ruang seminar Lantai IV Gedung Rektorat, oleh para Ketua Program Studi dari Universitas Widyatama dengan para pihak yang termasuk sebagai bagian tidak terpisahkan dari MOU. Kerjasama yang dibahas secara rinci mengenai pelaksanaan dan persetujuannya mengenai, Exchange of Students, Exchange of Faculties, Join-research antar negara dan regional, Credit Earnings per semester, Twinning Program, Joint-International Conference untuk asosiasi peneliti dan pengusaha tingkat dunia tahun 2009 mendatang. Inisiasi kerjasama ini datang dari DE LA SALLE LIPA dan GEOMATIKA COLLEGE INTERNATIONAL. Hal ini menunjukkan bahwa standard kualitas Universitas Widyatama dikenal tidak hanya di Indonesia.

Widyatama telah melaksanakan International Program 2+2 dengan TROY STATE UNIVERSITY di USA yang bekerjasama juga dengan PUTRA INTERNATIONAL COLLEGE di Malaka/Malaysia. Sebuah International Program yang semakin dikenal oleh mahasiswa dan calon mahasiswa. Penerimaan mahasiswa di jurusan International Program ini telah berjalan dengan baik selama 3 tahun, dan telah mengirimkan mahasiswa yang mampu bersaing dengan mahasiswa lainnya saat bergabung di Malaka. Kerjasama lainnya telah terjalin dengan berbagai universitas lainnya di Malaysia, Jerman, Perancis, dan lain-lain.*** (Petrina Faustine)

Kuliah Umum Menteri Kelautan & Kunjungan Bupati Sorong
Menteri Kelautan: 2000 Pulau kecil Indonesia Terancam Hilang