Prodi Bahasa Jepang UTama Menggelar Pelatihan Bahasa Jepang Bagi Calon Tenaga Keperawatan Di “Negeri Sakura”

Prodi Bahasa Jepang UTama Menggelar Pelatihan Bahasa Jepang Bagi Calon Tenaga Keperawatan Di “Negeri Sakura”

WhatsApp Image 2021 03 17 at 11.04.03 2 1024x652 - Prodi Bahasa Jepang UTama Menggelar Pelatihan Bahasa Jepang Bagi Calon Tenaga Keperawatan Di “Negeri Sakura”

Prodi Bahasa Jepang Universitas Widyatama (UTama) kembali mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), dengan menyelenggarakan pelatihan Bahasa Jepang bagi tenaga keperawatan (Kaigo) di STIKES Dharma Husada, Kota Bandung.

Dilangsungkan dalam jaringan, melalui Web Seminar (Webinar), selama 180 menit, pada hari Selasa, (23/2/2021).

Tujuannya untuk memberikan pengetahuan, mengenai istilah keperawatan dalam bahasa Jepang, kepada para mahasiswa Prodi Ilmu Keperawatan STIKES Dharma Husada.

Agar diketahui saat ini kebutuhan tenaga perawat di “Negeri Sakura” Jepang tidak menurun. Meskipun masih dalam suasana pandemi COVID-19 yang sedang terjadi hampir di seluruh dunia. Malah sebaliknya, kebutuhannya semakin meningkat.

Namun salah satu syarat mutlak untuk menyediakan tenaga perawat yang dibutuhkan adalah, kemampuan berbahasa Jepang yang mumpuni. Oleh sebab itu pengetahuan tersebut, bagi tenaga perawat dari Indonesia sangatlah penting.

Setidaknya ada lima dosen dari Prodi Bahasa Jepang UTama yang menjadi narasumbernya, yaitu, Uning Kuraesin., Dra., M.Pd., Hardianto Rahardjo, S.Pd., M.Pd., Ningrum Tresnasari, S.S., M.A., Nurza Ariestafuri, S.S., M.Pd., dan Raden Novitasari, S.S, M.Hum.

Di samping itu ada tiga mahasiswa yang turut membantu mereka, mewakili Prodi D3 dan S1 Bahasa Jepang, yaitu Amira Wifaq Tsuraya, Lionnanda Dhedi Wiranto serta Almira Kartasentana.

Para peserta sangat antusias mengikuti kegiatannya, karena istilah keperawatan dalam bahasa Jepang sangat dibutuhkan oleh mereka. Terlebih hal tersebut menjadi dasar dalam berkomunikasi, kala mereka sudah diterima bekerja menjadi perawat di Jepang nanti.

Sebagian besar para peserta juga menyatakan topik yang mereka dapat sudah sesuai harapan. Pengetahuan mereka tentang bahasa Jepang semakin meningkat.

(Sumber : majalahsora.com)

Dosen Harus “Menjadi” Wartawan
PkM Fakultas Teknik UTama Menyediakan Platform Pembelajaran Daring Bagi SDN 190 Cisaranten Kidul