Bandung, 9 Juli 2025 – Universitas Widyatama kembali mengukir prestasi akademik melalui penyelenggaraan Sidang Promosi Doktor Program Studi Doktor Ilmu Manajemen pada hari Rabu, 9 Juli 2025. Sidang ini menjadi tonggak penting bagi Pras Rendy dan Universitas Widyatama karena merupakan Sidang Promosi Doktor pertama di universitas tersebut. Dalam sidang ini, Pras Rendy secara resmi meraih gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya di hadapan dewan penguji.
Disertasi yang berjudul “Peran Keamanan Kerja sebagai Variabel Moderasi pada Hubungan Budaya Organisasional dan Keinginan Keluar serta Implikasinya Terhadap Kinerja Karyawan Lion Group Indonesia” mengangkat isu penting dalam pengelolaan sumber daya manusia. Penelitian ini menyoroti bagaimana rasa aman dalam bekerja dapat memperkuat hubungan positif antara budaya organisasi dan loyalitas karyawan, serta dampaknya terhadap peningkatan kinerja.
Ditemui setelah sidang, Dr. Pras Rendy menjelaskan urgensi penelitiannya. “Fokus penelitian disertasi ini memang untuk mencari akar permasalahan dari keinginan untuk keluar itu sendiri. Di perusahaan dunia aviasi, khususnya di Lion Group, hal tersebut menjadi tantangan yang sangat berat karena dapat menghambat ekspansi perusahaan menjadi jauh lebih luas lagi,” ungkapnya.

Pras Rendy dinyatakan lulus dengan predikat Cumlaude, setelah menyelesaikan studi doktoralnya dalam waktu 3 tahun dengan raihan IPK 3,93 — sebuah pencapaian akademik yang luar biasa. Usai sidang, ia mengungkapkan perasaannya, “Pertama sih saya mengucapkan rasa syukur ke Allah SWT karena proses ini cukup panjang dan cukup berliku dan tantangannya juga cukup berat jadi saya seperti pecah telur, senang, bahagia, dan dipenuhi dengan rasa syukur.”
Perjuangannya pun tidak mudah, terutama dalam menyeimbangkan waktu dan lokasi. “Tantangannya pertama, itu dari perspektif waktu, lalu yang kedua adalah lokasi. Kebetulan saya itu kan lokasinya di Bangladesh sehingga pada saat melakukan proses penelitian itu harus pulang dulu ke Indonesia, jadi dua perspektif itu yang harus di-manage dengan baik,” tambah Pras Rendy.
Wakil Rektor Bidang Akademik & Kemahasiswaan, Prof. Dr. Reiza D. Dienaputra, M.Hum., menyambut hangat kelulusan ini dan menekankan kualitas yang melandasi pencapaian tersebut.
“Kualitas disertasi beliau sangat baik, melalui proses pembimbingan intensif sesuai norma akademik. Beliau melewati lima tahapan: Seminar Usulan Riset, Kolokium, Seminar Hasil Riset, Penelaahan Naskah Disertasi, dan Sidang Promosi hari ini. Proses ini didampingi tidak hanya oleh promotor, tapi juga oponen ahli dan representasi guru besar. Yudisium Cumlaude itu salah satunya berdasarkan penilaian dari kualitas disertasi itu sendiri,” jelas Prof. Reiza.
Ia juga menambahkan, “Pada dasarnya menempuh jenjang pendidikan doktor bukan semata-mata mengejar gelar, tapi bagaimana menjadi ‘the only one expert’. Dalam kaitannya dengan Dr. Pras Rendy, beliau akan menjadi pakar di bidang turnover intention. Temuan ini akan menjadikannya seorang praktisi yang lebih mumpuni karena punya bekal riset.”
Rektor Universitas Widyatama, Prof. Dr. Dadang Suganda, M.Hum., turut menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut:
“Kami bangga atas capaian luar biasa ini. Ini adalah bukti bahwa Universitas Widyatama mampu melahirkan doktor berkualitas tinggi yang siap memberikan kontribusi strategis bagi bangsa dan dunia usaha.”
Dukungan keluarga menjadi pilar penting dalam perjalanan studi Pras Rendy. Sang istri, Dwi Retno Anggrayeni, mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah puji syukur kepada Allah SWT. Saya merasa sangat bahagia karena suami saya akhirnya bisa menyelesaikan studinya. Sebagai istri saya sangat support suami saya, apapun yang beliau cita-citakan pasti akan saya dukung. Harapannya semoga suami saya semakin sukses, kariernya semakin melesat, dan semakin sayang sama keluarga,” tuturnya haru.
Dengan keberhasilannya ini, Pras Rendy diharapkan dapat terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu manajemen, khususnya dalam bidang manajemen SDM dan perilaku organisasi di industri Indonesia.





