Pada hari Selasa dan Rabu, tanggal 4 – 5 Februari 2025, telah diselenggarakan Kegiatan Pembentukan Asosiasi Program Studi Perdagangan Internasional yang bertempat di Ruang B.121 Universitas Widyatama. Kegiatan ini merupakan momentum penting bagi pengembangan dan sinergi antarprogram studi sejenis di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Pada kesempatan ini, Program Studi S1 Perdagangan Internasional Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Widyatama bertindak sebagai tuan rumah sekaligus fasilitator kegiatan.
Kegiatan pembentukan asosiasi ini dilaksanakan secara hybrid, yaitu dengan menggabungkan pertemuan tatap muka langsung (luring) dan partisipasi melalui platform daring. Sebanyak enam universitas hadir secara luring di Universitas Widyatama, sementara empat universitas lainnya berpartisipasi melalui jalur daring. Kehadiran berbagai perguruan tinggi ini menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap terbentuknya wadah bersama yang akan memfasilitasi kolaborasi akademik, penelitian, dan pengembangan kurikulum di bidang perdagangan internasional.
Rangkaian acara berlangsung dengan suasana penuh kebersamaan dan semangat musyawarah. Para peserta saling bertukar pandangan mengenai tantangan dan peluang pengembangan Program Studi Perdagangan Internasional di masa depan. Selain itu, dibahas pula tujuan dan arah strategis dari asosiasi yang akan dibentuk, agar mampu menjadi forum komunikasi yang efektif serta wadah kerja sama antarprodi di seluruh Indonesia.
Dari hasil musyawarah bersama, akhirnya disepakati struktur kepengurusan perdana Asosiasi Prodi Perdagangan Internasional. Dalam pemilihan tersebut, terpilih Denny Saputera, S.E., M.M., Ak., selaku Kepala Program Studi S1 Perdagangan Internasional Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Widyatama, sebagai Ketua Asosiasi. Sementara itu, posisi Wakil Ketua Asosiasi dipercayakan kepada Abdul Rozak, S.E., M.Si., yang merupakan Kepala Program Studi S1 Perdagangan Internasional Universitas ‘Aisyiyah.
Terbentuknya asosiasi ini diharapkan dapat menjadi landasan kuat dalam mempererat kerja sama antarperguruan tinggi, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, serta kontribusi nyata bagi pengembangan perdagangan internasional di Indonesia.





