BANDUNG – Program Studi Bahasa Inggris berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Bahasa Inggris (HIMABI) menyelenggarakan The International English Festival 2026 di Universitas Widyatama pada Rabu, 11 Februari 2026. Mengusung tema Lights, Stage, Action for Sustainability, kegiatan ini mengumpulkan puluhan peserta dari berbagai jenjang pendidikan menengah dan tinggi. Mahasiswa beserta panitia merancang kompetisi ini sebagai wadah strategis untuk menjaring talenta muda yang memiliki minat besar terhadap penguasaan bahasa asing. Selain itu, inisiatif ini juga membuka ruang bagi para pemuda untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik kampus secara langsung.
Sinergi yang kuat terlihat jelas antara berbagai elemen akademik dalam merealisasikan The International English Festival 2026 ini. Universitas Widyatama sebagai payung institusi memberikan dukungan fasilitas penuh terhadap inisiatif mahasiswa di tingkat program studi. Dukungan tersebut mengalir harmonis menuju Fakultas Ilmu Budaya yang menyediakan wadah pengembangan keilmuan, hingga akhirnya dieksekusi secara teknis dan apik oleh pengurus himpunan. Oleh karena itu, kolaborasi berkelanjutan ini menciptakan iklim kompetitif yang sangat positif bagi pengembangan karakter dan wawasan seluruh peserta yang hadir dari berbagai daerah.
Kemeriahan acara mulai terasa sejak pukul 08.10 WIB saat upacara pembukaan berlangsung meriah di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Widyatama. Setelah menyanyikan lagu kebangsaan dan mendengarkan sambutan dari pimpinan program studi serta dekan fakultas, para peserta segera bersiap menuju ruang perlombaan masing-masing. Panitia menghadirkan enam kategori perlombaan utama yang mencakup speech competition, story telling, news anchor, singing, ranking 1 dan vlog competition. Rangkaian kompetisi bergulir dinamis hingga waktu istirahat pada siang hari, sebelum peserta kembali berkumpul untuk mendengarkan pemaparan interaktif dari tim kampus dan diakhiri dengan pengumuman pemenang pada pukul 15.10 WIB.

Daya tarik kompetisi ini rupanya menjangkau audiens yang jauh lebih luas dari perkiraan awal tim penyelenggara. Antusiasme tinggi tidak hanya datang dari puluhan sekolah menengah dan perguruan tinggi di berbagai wilayah nusantara, melainkan juga menembus batas geografis negara. Terdapat belasan perwakilan internasional yang turut unjuk kemampuan berbahasa, termasuk pelajar dari Filipina, India, dan Timor Leste. Kehadiran delegasi mancanegara ini secara langsung mengubah dinamika kompetisi menjadi arena pertukaran budaya dan wawasan global yang sangat inklusif bagi kaum intelektual muda.
Kehadiran peserta yang antusias ini menjadi sebuah kebanggaan bagi mahasiswa yang awalnya menargetkan puluhan audiens. Ketua Pelaksana kegiatan, Muhammad Salman Fadhil, menuturkan bahwa program ini dirancang untuk merangkul minat generasi muda terhadap komunikasi global sekaligus mengenalkan kualitas akademik kampus. “Kami sangat bersyukur karena antusiasme peserta sangat luar biasa, apalagi ada partisipasi dari luar negeri yang membuat kompetisi ini semakin berkualitas dan membuka ruang untuk terus memperkenalkan program studi kami ke skala yang lebih luas,” ungkapnya dengan senyum bangga di sela-sela memantau jalannya acara.
Pengalaman berinteraksi langsung dengan peserta lintas negara juga meninggalkan kesan mendalam bagi para pelajar yang hadir untuk mengasah kemampuan linguistik mereka. Atmosfer persaingan yang sportif memacu mereka untuk memberikan penampilan terbaik sekaligus membangun jejaring baru di tengah tantangan percepatan globalisasi. Zeevarra, siswi SMA Taruna Bakti Bandung yang menjadi salah satu peserta kompetisi, mengungkapkan kebanggaannya bisa berpartisipasi dan memperluas relasinya dalam ajang bergengsi tersebut. “Pengalaman ini sangat mengesankan karena pesertanya tidak hanya warga lokal tetapi melibatkan negara lain seperti Filipina, sehingga saya merasa sangat tertantang dan mendapat pelajaran berharga untuk berani unjuk gigi di kancah internasional,” tuturnya dengan penuh semangat usai menyelesaikan perlombaan.
Penyelenggaraan kompetisi bahasa yang inklusif ini mencerminkan langkah nyata institusi dengan komitmen mutu pendidikan tinggi dalam membangun generasi yang siap bersaing di panggung dunia. Melalui wadah kreativitas multibahasa, para pemuda tidak hanya memoles keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan mentalitas juara yang tangguh. Salah satu PTS terbaik di Jawa Barat ini akan terus memfasilitasi minat bakat generasi penerus untuk menorehkan prestasi gemilang. Para calon mahasiswa yang bermimpi untuk merasakan atmosfer akademik berwawasan global dapat menjadikan program studi ini sebagai pijakan awal untuk meraih masa depan yang cemerlang.





