BANDUNG – Yayasan Widyatama mengadakan acara Halal Bihalal Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang mempertemukan seluruh elemen sivitas akademika dalam balutan kebersamaan pada Kamis, 26 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di Gedung Serba Guna (GSG) ini mengambil peran penting sebagai ruang konsolidasi internal. Momen istimewa tersebut menjadi titik tolak strategis bagi institusi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan Universitas Widyatama secara berkelanjutan. Seluruh hadirin yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, pengurus yayasan, hingga pimpinan rektorat mengikuti rangkaian acara dengan antusias.
Rangkaian kegiatan mengalir dengan khidmat dan tertata rapi sejak pagi hari. Setelah proses registrasi di area pintu masuk selesai, para tamu langsung menempati area utama untuk menyimak arahan strategis dari pimpinan institusi. Agenda kemudian berlanjut dengan sesi tausiah yang memberikan pencerahan spiritual sekaligus pengingat tentang pentingnya menjaga integritas kerja. Puncak kehangatan acara terlihat ketika seluruh peserta melakukan tradisi bersalaman yang menghapus jarak hierarki di lingkungan kampus. Kedekatan antar elemen ini kemudian ditutup dengan sesi makan siang bersama yang semakin mencairkan suasana komunikasi lintas divisi.

Dalam kesempatan tatap muka tersebut, Ketua Yayasan Widyatama, Roeshartono, S.T., MCEM., MBA., menyoroti pentingnya adaptasi institusi terhadap dinamika regulasi pendidikan tinggi nasional yang terus bergerak. Beliau memaparkan bahwa perubahan aturan akreditasi kementerian menuntut kampus untuk lebih peka terhadap faktor internal, terutama menyangkut standar pelayanan operasional dan nilai tambah yang dirasakan langsung oleh mahasiswa. Oleh karena itu, beliau mengajak seluruh staf untuk membangun rasa memiliki dan sikap positif dalam merespons berbagai masukan dari luar. Hal ini sangat krusial mengingat institusi dengan komitmen mutu pendidikan tinggi harus terus mengevaluasi diri, di mana beliau menegaskan bahwa kita semua tahu akreditasi itu penting, namun yang perlu dipikirkan lebih jauh adalah sejauh mana komitmen seluruh pihak terhadap mutu pelayanan yang sesungguhnya.
Sebagai bentuk dukungan penuh universitas terhadap inisiatif mahasiswa di tingkat program studi, pihak yayasan telah merampungkan pembangunan berbagai infrastruktur pendukung yang modern. Salah satu wujud nyata dari sinergi ini adalah transformasi Gedung Sarana Kerohanian menjadi Galeri Sinema & Kreasi yang kini berfungsi sebagai laboratorium utama untuk praktik Film, Televisi, dan Fotografi. Kehadiran fasilitas ini tentu saja akan sangat menunjang kegiatan eksplorasi akademik para mahasiswa di lingkungan Universitas Widyatama. Beliau pun berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara maksimal seiring dengan nuansa keberkahan silaturahmi. “Semua fasilitas ini kami wujudkan demi kepentingan bapak ibu dosen maupun mahasiswa kita, serta di hari raya yang fitri ini semoga kita semua kembali bersih dan senantiasa mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Esa,” ungkap Roeshartono menambahkan kesan hangat dan motivasi bagi para hadirin.

Merespons dukungan infrastruktur yang sangat komprehensif tersebut, Rektor Universitas Widyatama, Prof. Dr. H. Dadang Suganda, M.Hum., menyatakan kesiapannya untuk mengoptimalkan seluruh sumber daya pengajar. Beliau memproyeksikan program pengembangan strategis berbasis konsep academic university yang secara langsung menyentuh relevansi dunia kerja. Konsep ini menitikberatkan pada perancangan kurikulum yang selaras dengan industri agar alumni mampu terserap pasar maupun menciptakan lapangan kerja mandiri. Beliau sangat mengapresiasi dukungan yayasan dalam menyediakan sarana fisik, seraya menyampaikan bahwa jajaran rektorat akan menjadikan indikator kinerja kementerian sebagai pedoman utama mengelola sistem pendidikan. Rektor juga menyuntikkan semangat optimisme kepada seluruh staf untuk terus merapatkan barisan dalam memajukan institusi. “Mari kita bersama-sama membuka jalan serta jejaring baru, dan menjadikan acara yang diadakan oleh yayasan ini sebagai momen penting untuk senantiasa menjaga kebersamaan dan saling memaafkan,” ujar Prof. Dadang memperkuat komitmen kolaborasi jajaran pimpinan.
Pertemuan di penghujung bulan Maret ini pada akhirnya menegaskan kembali arah langkah institusi sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di Jawa Barat yang fokus mencetak lulusan profesional. Kolaborasi erat antara yayasan sebagai pendukung universitas dan rektorat sebagai pelaksana operasional akademik menjadi fondasi kuat dalam menghadapi tantangan di masa depan. Melalui penyamaan visi ini, kualitas pendidikan Universitas Widyatama dipastikan akan terus meningkat seiring dengan pembenahan layanan yang berkesinambungan. Masyarakat luas kini dapat melihat langsung bagaimana sebuah institusi pendidikan tinggi bertransformasi mengedepankan pelayanan prima dan adaptasi teknologi.




