BANDUNG – Universitas Widyatama resmi mengukuhkan Prof. Sri Astuti, S.E., M.A., Ph.D. menjadi Guru Besar Bidang Hospitality Industry and Tourism pada Rabu 4 Februari 2026. Upacara akademik ini berlangsung di Ruang Seminar lantai 4 Gedung A dan dipimpin langsung oleh Rektor. Pencapaian ini menandai puncak karir keilmuan yang diraih melalui dedikasi panjang di bidang ekonomi dan pariwisata. Penambahan pakar akademik ini sekaligus memperkuat posisi institusi yang berlokasi di Kota Bandung tersebut dalam menghasilkan penelitian dan lulusan yang berkualitas.
Rangkaian acara ini dimulai dengan tertib saat pemandu acara membuka kegiatan pada pukul 09.00 WIB. Seluruh anggota senat kemudian memasuki ruangan mengenakan pakaian akademik resmi. Kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne kampus, pembacaan ayat suci Alquran, serta mengheningkan cipta. Memasuki acara inti, Dr. R. Wedi Rusmawan Kusumah, S.E., M.Si., Ak., C.A. selaku Wakil Rektor bidang Sumber Daya Manusia, Keuangan, Perencanaan, dan Tata Kelola membacakan Surat Keputusan pengangkatan dari kementerian. Pelantikan ini menjadi wujud nyata komitmen institusi dalam menjaga mutu pendidikan tinggi dan mencetak lulusan profesional, yang terus memperkuat posisinya sebagai salah satu kampus swasta terbaik di Jawa Barat.

Setelah pembacaan surat keputusan, layar utama menayangkan video biografi singkat perjalanan karir Prof. Sri Astuti. Beliau kemudian menyampaikan orasi ilmiah berjudul Pariwisata Berkelanjutan Refleksi Akademik dan Tanggung Jawab Bersama. Dalam orasinya, pakar pariwisata ini menyoroti perlunya keseimbangan antara teori di bangku kuliah dan praktik di lapangan. Beliau menyampaikan pandangan bahwa ilmu yang diajarkan di perguruan tinggi merupakan ilmu teruji yang harus bisa diaplikasikan di dunia nyata. Oleh karena itu, peran akademisi bukan sekadar melakukan penelitian, melainkan harus turun langsung memberi penyuluhan agar masyarakat dan pelaku usaha lebih pro terhadap lingkungan serta tidak mementingkan keuntungan ekonomi semata. Pemikiran tentang keberlanjutan ini sangat selaras dengan kurikulum terapan yang diajarkan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang senantiasa mendorong para mahasiswanya untuk merancang strategi manajemen dan solusi bisnis ramah lingkungan.
Melalui jabatan barunya, beliau bertekad untuk terus berkiprah dalam pengajaran dan merumuskan cara baru untuk memajukan wisata nasional yang selaras dengan kelestarian alam. Pada kesempatan tersebut, beliau juga memberikan pesan kepada rekan sejawat di kampus. Sang profesor mengingatkan seluruh dosen untuk konsisten dan tidak perlu ragu mengejar gelar akademik tertinggi dengan melaksanakan kewajiban Tridharma Perguruan Tinggi secara maksimal. Beliau mencontohkan dirinya yang berhasil meraih gelar tersebut menjelang masa purna tugas. Selain itu, beliau juga menitipkan pesan agar para dosen muda dapat mempersiapkan diri sedini mungkin sehingga bisa mencapai gelar guru besar di usia yang lebih muda.

Dukungan keluarga juga menjadi bagian penting dari perjalanan panjang sang profesor. Hal ini diungkapkan oleh putranya, Senna Wilrandi, yang hadir menyaksikan langsung acara pengukuhan tersebut. Mewakili keluarga, ia mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian ibundanya. “Nilai yang paling berharga adalah sikap tegas dan bertanggung jawab terhadap keluarga. Sesibuk apa pun, beliau tetap menjalankan tanggung jawabnya, baik di pekerjaan maupun di rumah,” ungkap Senna. Ia pun menaruh harapan besar pada pencapaian tersebut dengan menambahkan, “Semoga gelar profesor yang diemban dapat menjadi gelar yang berkah dan memberikan manfaat untuk kita semua.”
Rangkaian upacara pengukuhan ini ditutup dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri dan pembacaan doa. Tamu undangan yang hadir dari berbagai kalangan kemudian memberikan ucapan selamat secara langsung kepada beliau. Kegiatan ini kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah yang berlangsung tertib. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Sri Astuti kembali menegaskan komitmennya bagi dunia pendidikan dan pariwisata. “Melalui jabatan ini, saya tetap akan berkiprah dalam pengajaran, mendidik masyarakat, serta melakukan penelitian agar dapat mengembangkan ilmu dan cara-cara baru untuk memajukan wisata kita agar lebih ramah lingkungan,” tegasnya. Bertambahnya Guru Besar Universitas Widyatama di bidang pariwisata ini diharapkan dapat mendorong peningkatan riset dan pengabdian masyarakat, yang pada akhirnya membawa dampak positif bagi kemajuan sektor pendidikan dan ekonomi di Indonesia.




