Mahasiswa Widyatama dan UMKM Naik Level Bisnis lewat Pelatihan Digital Marketing Bersama BRIN

Bandung, 28 November 2024 – Universitas Widyatama, melalui Inovasi Korporat Akademik (INKOPA), menggelar pelatihan digital marketing bertajuk “Competitive Selling Strategies Product Culinary, Craft and Fashion”. Kerjasama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan bisnis. Kegiatan ini semakin istimewa karena menghadirkan para ahli yang siap membekali peserta dengan strategi bisnis digital terkini.

Pelatihan yang digelar di Ruang Seminar Lantai 6 Universitas Widyatama ini menyajikan materi mendalam tentang strategi penjualan dan materi yang sangat relevan dengan kebutuhan pasar saat ini dan menjadi wadah bagi mahasiswa Widyatama serta pelaku UMKM untuk menggali lebih dalam dunia digital marketing. “Acara ini sangat baik dalam hal pengenalan, bukan hanya pengenalan tetapi sampai dengan tingkat advance tentang digital marketing” ungkap Dr. Didit Damur Rochman, ST.MT., IPU, ASEAN Eng, Wakil Rektor III Bidang Riset, PkM, Inovasi, dan Kerja Sama.

Senada dengan Bapak Wakil Rektor III, Kepala Biro INKOPA Universitas Widyatama, Dr. Keni Kaniawati, S.E., M.Si., MCDMA, berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kompetensi peserta, khususnya dalam hal meningkatkan brand awareness dan volume penjualan. “Harapannya baik tenant inwall ataupun outwall serta mahasiswa dan khususnya UMKM, di sini ada mitra yang mendapatkan pelatihan itu paham betul apa itu digital marketing, apa itu manfaatnya, implementasinya bagaimana,” ujarnya.

 

Sebagai narasumber pada acara pelatihan ini, Indra Rusyadi Adiwijaya S.Kom., M.Si, perekayasa dari BRIN, menekankan pentingnya analisis kompetitif dalam bisnis. “Di era sekarang ini banyak sekali ide-ide bisnis yang memang beririsan. Nah, artinya bagaimana menentukan positioning produk kita, bagaimana kita menganalisa market kita yang sesuai dengan produk kita, jadi jangan sampai kita berbisnis atas ego sendiri gitu menurut kita baik menurut kita bagus” jelasnya. Indra juga menekankan pentingnya melakukan riset pasar sebelum memulai bisnis dan menyarankan agar para peserta melakukan validasi atas semua aspek bisnis mereka sebelum terjun ke pasar.

Pelatihan ini mendapat sambutan positif dari para peserta, baik mahasiswa maupun pelaku UMKM. Salah seorang peserta, yang merupakan tenan dari INKOPA, mengungkapkan, “Harapannya, teman-teman mahasiswa bisa mulai coba langsung aplikasikan. Jadi benar setelah dapat teorinya, udah langsung mulai aplikasikan. Jadi tahu oh apa yang kita jalanin tuh kayak gimana alurnya nantinya ke depannya.”
Melalui pelatihan ini, BRIN juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan diri dan bisnisnya. “Harapan kami, dengan adanya pelatihan ini masyarakat bisa mengembangkan dirinya. Yang berbisnis bisa memajukan bisnisnya,” ujar perwakilan BRIN.

Dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi digital, pelatihan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan daya saing UMKM Indonesia. Kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga riset, dan pelaku usaha diharapkan dapat terus terjalin untuk menciptakan ekosistem inovasi yang kondusif.