BANDUNG – Universitas Widyatama, melalui Program Studi Film dan Televisi, kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak profesional muda di dunia perfilman dan pertelevisian dengan melaksanakan kegiatan shooting Platform Merdeka Mengajar (PMM) Kemendikbudristek. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober hingga 5 November 2025, dengan melibatkan 25 mahasiswa dan 5 dosen pembimbing. Kegiatan shooting ini berlangsung setiap hari dari pagi hingga sore di berbagai lokasi yang relevan dengan tema yang diangkat.
Tujuan Platform Merdeka Mengajar (PMM) Kemendikbudristek
Platform Merdeka Mengajar (PMM) yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek memiliki tujuan untuk mendukung pengembangan inovasi dan karya-karya kreatif mahasiswa di berbagai bidang, salah satunya adalah perfilman dan pertelevisian. Dalam hal ini, mahasiswa Prodi Film dan Televisi Universitas Widyatama berkesempatan untuk mengembangkan keterampilan praktis mereka dengan terlibat langsung dalam produksi film atau program televisi.
Kegiatan shooting ini tidak hanya sekedar mengasah keterampilan teknis dalam pengambilan gambar, penyuntingan, dan pengolahan suara, namun juga memperkenalkan mahasiswa pada tantangan nyata di dunia industri kreatif. Dengan bimbingan dosen, mahasiswa dapat merasakan bagaimana sebuah proyek film atau televisi dikembangkan dari konsep hingga selesai, serta bagaimana bekerja dalam tim yang solid.

Foto By Crew PMM
Kegiatan yang Membuka Wawasan bagi Mahasiswa
Kegiatan shooting ini tidak hanya memberikan pengalaman praktis, tetapi juga membuka wawasan mahasiswa tentang berbagai aspek dalam produksi film dan televisi. Dari pengambilan gambar hingga editing, mahasiswa harus terlibat dalam setiap langkah produksi untuk memahami bagaimana semua elemen bekerja bersama demi menghasilkan karya yang utuh.
“Kalau dari prodinya sendiri ini sangat bermanfaat untuk melatih mahasiswa untuk mengerjakan atau melakukan project external dan juga membiasakan mahasiswa untuk tepat waktu, disiplin, memahami okupasi (tugas)nya dan mungkin bisa mendapatkan inspirasi” jelas Akbar, Dosen FTV yang berperan sebagai sutradara.
Penutupan Simbolis dan Apresiasi Karya Melalui “Nonton Bersama”
Rangkaian panjang proses produksi ini diakhiri dengan sebuah acara penutupan yang hangat dan penuh makna. Acara ini dihadiri secara lengkap oleh seluruh tim produksi video PMM, mulai dari mahasiswa dan dosen FTV Universitas Widyatama, hingga para guru dari SMPN 27 Bandung yang turut terlibat aktif dalam proses pembuatan video tersebut.
Acara penutupan ini bukan sekadar formalitas, melainkan menjadi simbol rasa syukur (syukuran) atas keberhasilan tim dalam merampungkan amanat pemerintah melalui Kemendikbudristek. Seluruh target produksi berhasil diselesaikan tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, membuktikan profesionalitas kolaborasi antara dunia kampus dan sekolah.
Sebagai puncak acara, digelar sesi nonton bersama hasil akhir produksi video PMM tersebut. Momen ini menjadi inti dari acara penutupan, di mana dosen, mahasiswa, dan guru-guru duduk bersama menyaksikan visualisasi dari kerja keras mereka. Sesi ini menjadi ruang apresiasi sekaligus refleksi, mempererat hubungan emosional antara seluruh pihak yang terlibat dalam penciptaan karya edukatif ini.
Kesimpulan dan Harapan
Kegiatan shooting PMM Kemendikbudristek ini menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa Prodi Film dan Televisi Universitas Widyatama. Melalui proses produksi di lapangan, mahasiswa tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga belajar disiplin, bekerja dalam tim, dan memahami alur kerja industri kreatif secara nyata.
Dengan dukungan dosen pembimbing dan kolaborasi seluruh kru, kegiatan ini menegaskan komitmen Prodi FTV untuk terus menghadirkan ruang praktik yang relevan bagi mahasiswa.
Diharapkan dengan adanya pengalaman ini dapat menjadi langkah awal lahirnya karya-karya baru yang kreatif dan berdampak. Selain itu, hasil visual yang telah disaksikan bersama ini diharapkan mampu memberikan manfaat edukatif yang luas bagi masyarakat, sekaligus menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus menjaga semangat kolaborasi positif di masa depan.





