Universitas Widyatama Fasilitasi Peningkatan Karir Dosen Menuju Guru Besar

workshop strategi percepatan meraih guru besar

BANDUNG – Sebanyak lebih dari 70 dosen dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Barat berkumpul di Ruang Seminar Gedung B Universitas Widyatama pada Kamis (02/10/2025) untuk mengikuti “Workshop Strategi Percepatan Karir Akademik dan Produktivitas Publikasi Artikel untuk Meraih Guru Besar”. Acara yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 11.30 WIB ini merupakan hasil kolaborasi antara Inovasi Korporat Akademik (INKOPA) Universitas Widyatama dengan Persatuan Guru Besar Indonesia (Pergubi) wilayah Jawa Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk membedah tantangan dan strategi dalam proses publikasi jurnal ilmiah guna mengakselerasi jenjang karir akademik tertinggi, yakni guru besar.

Salah satu peserta mengungkapkan bahwa tantangan utama dalam publikasi ilmiah adalah proses pra-peninjauan (pre-review) yang kerap memakan waktu lama serta keharusan untuk memahami secara mendalam ruang lingkup jurnal yang dituju. “Sebagai penulis, kita harus benar-benar jeli melihat scope jurnal dan impact factor agar sesuai dengan kebutuhan kenaikan jabatan akademik,” ujarnya. Selain itu, ia juga membagikan strateginya yang mencakup publikasi di jurnal bereputasi, kolaborasi riset antar universitas, serta peningkatan pemanfaatan teknologi riset. Ia menargetkan dalam tiga bulan ke depan dapat menembus publikasi internasional, yang diakuinya memiliki tantangan tersendiri terkait lamanya proses peninjauan.

Kolaborasi Antar Institusi Jadi Kunci

Kolaborasi menjadi benang merah yang ditekankan oleh para pimpinan perguruan tinggi yang hadir. Prof. Ir. Meilinda Nurbanasari, MT, Ph.D., Rektor Itenas, menegaskan bahwa kerja sama antar institusi kini menjadi suatu keharusan. “Diharapkan adanya join research kemudian kita bisa join publication sehingga kita sama-sama maju, khususnya Perguruan Tinggi Swasta (PTS),” ungkapnya. Senada dengan itu, Prof. Dr. H. Purwadhi, M.Pd., Ketua Pergubi DPD Jawa Barat sekaligus Rektor Ars University, mengapresiasi peran sentral Universitas Widyatama sebagai perguruan tinggi unggul yang secara aktif membantu para dosen dalam percepatan meraih gelar guru besar melalui program-program strategis seperti ini.

workshop strategi percepatan meraih guru besar
Prof. Ir. Sani Susanto, M.T., Ph.D., CRMP., IPU., AER. yang merupakan Guru besar Universitas Katolik Parahyangan menjadi narasumber pada acara workshop strategi percepatan meraih guru besar yang diselenggarakan di Universitas Widyatama.

Guru Besar Bukan Sekadar Publikasi Ilmiah

Lebih lanjut, Prof. Dr. Keni Kaniawati, S.E., M.Si., selaku Kepala Biro INKOPA Universitas Widyatama, mengingatkan bahwa perjalanan menuju guru besar tidak hanya bertumpu pada artikel jurnal. Terdapat komponen lain yang tak kalah penting, seperti lolos sebagai ketua hibah penelitian dari kementerian atau korporat, serta pemenuhan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. “Semua itu dinilai, jadi dosen harus rutin memperbarui informasi di platform JAD (Jabatan Akademik Dosen) dan  Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi (SISTER). Artikel yang dipublikasikan pun harus selaras dengan pohon ilmunya,” tegas Prof. Keni.

Workshop ini menjadi manifestasi nyata dari visi “Kampus Berdampak” yang diusung banyak perguruan tinggi. Dengan mendorong para dosen untuk mencapai puncak karir akademik, kontribusi mereka terhadap masyarakat melalui penelitian dan pengabdian akan semakin signifikan. Hal ini tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi secara nasional tetapi juga sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada pilar Pendidikan Berkualitas (SDG 4) serta Inovasi dan Infrastruktur (SDG 9). Pesan yang digaungkan jelas, para dosen harus terus kreatif, inovatif, dan tidak patah semangat dalam mengurus jenjang jabatan fungsionalnya demi memberikan dampak positif yang lebih luas.

workshop strategi percepatan meraih guru besar
Foto Bersama para peserta pada acara workshop strategi percepatan meraih guru besar yang diselenggarakan di Universitas Widyatama.