Universitas Widyatama (Indonesia) bersama Geo Artha Holding SDN BHD (Malaysia) menginisiasi langkah strategis dalam memperkuat hubungan perdagangan dan keilmuan melalui rangkaian kegiatan Program Keilmuan & Perdagangan Dua Hala Malaysia–Indonesia.
Kegiatan perdana bertajuk “Bicara Dagang: Peluang Pasar Produk ke Indonesia Bersama Exporter” digelar di Kuala Lumpur. Acara ini mengusung tema besar saringan produk ke pasaran Jawa Barat serta taklimat Pameran Jakarta Halal Expo (JHEC) 2025. Tujuan utamanya adalah membangun pemahaman pelaku usaha Malaysia terkait regulasi, strategi pemasaran, serta peluang ekspor ke Indonesia.
Sejumlah pembicara ahli turut hadir, membawakan topik penting, antara lain:
“Mengapa SME Harus Digital?” – Ignatius Oki Dewa Brata
“Regulasi Peraturan ke Pasaran Indonesia” – Denny Saputera
“Implementasi Standar Akuntansi Keuangan untuk Pengelolaan Perusahaan” – Dr. Wedi Rusmawan Kusumah
“Understanding Cross-Cultural Management” – Muhammad Bayu Aji Sumantri
“Peranan Pemasaran Antarabangsa dalam Pasaran Global” – Zuraini Hasanuddin
Tindak Lanjut: Export Acceleration Mission ke Bandung
Sebagai tindak lanjut konkret dari kegiatan di Kuala Lumpur, akan dilaksanakan Export Acceleration Mission (Misi Perdagangan 2025) di Bandung, Jawa Barat, pada 2–5 September 2025.
Misi perdagangan ini dirancang sebagai agenda B2B strategis untuk mengeksplorasi pasar Indonesia lebih mendalam melalui sejumlah aktivitas, antara lain:
Business Meeting & Courtesy Visit: kunjungan resmi ke KADIN, Disperindag Kota Bandung, dan Universitas Widyatama.
B2B Business Matching Event: pertemuan bisnis antara pelaku usaha Malaysia dan mitra lokal Indonesia.
Business Visit to Marketplace: kunjungan langsung ke hypermarket/supermarket disertai sesi pitching produk.
Kegiatan ini dibuka untuk maksimal 10 perusahaan, dengan dukungan tuntutan Geran MDG dan syarat partisipasi minimal 8 perusahaan.





