Universitas Widyatama Dongkrak UMKM Bandung dengan Inovasi Teknologi dan Dana Padanan Kedaireka

Bandung, Desember 2024 – Universitas Widyatama kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Bandung. Melalui Program Dana Pananan Kedaireka Tahun 2024, program pembinaan Industri Rumah Tangga – Usaha Menengah (IRT-UM), perguruan tinggi ini sukses mengimplementasikan inovasi teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing dua UMKM lokal, yakni Veny Brose dan Bandung Belong To Us.

Program yang diusulkan oleh Dr. Keni Kaniawati, SE., M.Si., (selaku ketua dari tim pengusul) ini fokus pada tiga aspek utama: penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas produksi, dan pengembangan pemasaran digital. “Kami melihat potensi besar pada UMKM di Bandung. Dengan dukungan teknologi dan pelatihan yang tepat, mereka dapat bersaing di pasar yang semakin kompetitif,” ujar Keni.

Salah satu mitra Kedaireka, Veny Brose, yang bergerak di bidang produksi kerajinan tangan, merasakan dampak positif dari program ini. “Dengan adanya mesin baru dan bantuan dalam pengembangan website, kami bisa meningkatkan efisiensi produksi dan menjangkau pasar yang lebih luas,” ungkap perwakilan Veny Brose.

Senada dengan Veny Brose, Bandung Belong To Us juga merasakan peningkatan dalam bisnis mereka setelah mengikuti program Kedaireka. “Kami sangat terbantu dengan pelatihan pemasaran digital. ” ujar perwakilan Bandung Belong To Us.

Tim dari Universitas Widyatama memberikan pelatihan, pendampingan, dan teknologi tepat guna kepada kedua UMKM tersebut. Pelatihan meliputi optimasi penggunaan konten website, digital marketing, dan strategi pemasaran langsung. Selain itu, tim juga membantu dalam pengembangan produk dan desain kemasan yang lebih menarik.

“Kami tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga memfasilitasi akses mereka terhadap teknologi yang relevan,” tambah Keni. “Tujuannya adalah untuk meningkatkan produktivitas, kualitas produk, dan daya saing UMKM.”

Program Kedaireka telah memberikan dampak positif yang signifikan bagi kedua UMKM. Selain peningkatan produktivitas dan efisiensi, program ini juga membantu meningkatkan kualitas produk, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan brand awareness.