Categories: Berita

Universitas Widyatama Pecahkan Rekor Dunia Mengadakan Bursa Kerja Daring

Disaat pandemi COVID-19 tidak sedikit perusahaan yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawannya. Menyebabkan bertambahnya pengangguran. Dan tidak bisa dipungkiri menjadi masalah bagi bangsa.…

Disaat pandemi COVID-19 tidak sedikit perusahaan yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawannya. Menyebabkan bertambahnya pengangguran. Dan tidak bisa dipungkiri menjadi masalah bagi bangsa.

Sebagai salah satu perguruan tinggi ternama di Kota Bandung Universitas Widyatama (UTama) pun, berusaha memecahkan salah satu permasalah bangsa tersebut dengan menggelar kegiatan Career Day UTama secara online/dalam jaringan (daring) melalui aplikasi zoom.

Kegiatan Career Day UTama, tahun lalu digelar secara langsung di Gedung Serba Guna (GSG) UTama. Namun karena kondisi pandemi dan bursa kerja itu tetap bisa berlangsung, maka diadakan secara daring oleh Pusat Karir UTama.

Dilaksanakan selama 19 hari, dari tanggal 24 Juli sampai dengan 15 Agustus 2020. Angka tersebut sesuai dengan hari jadi UTama yang ke-19. Tepatnya berulang tahun setiap tanggal 2 Agustus.

Ajang itu pun berhasil menyedot 8000 lebih pencari kerja untuk ratusan lowongan kerja yang ada. Diikuti oleh sekitar 29 perusahaan negeri swasta, baik itu BUMN, per-bank-an, manufaktur dan lainnya.

Atas capaian itu, Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI), memberikan penghargaan kepada Kampus UTama sebagai penyelenggara Career Day Online terlama dan memecahkan rekor dunia.

Menurut Jaya Suprana apa yang dilakukan oleh UTama sangat berarti bagi bangsa Indonesia. Terlebih di tengah pandemi COVID-19 banyak yang terkena PHK dan yang belum memperoleh pekerjaan. Adanya bursa kerja daring sangat membantu mereka yang membutuhkan pekerjaan.

“Maka dengan bangga menyatakan rekor yang dicetak Widyatama bukan sebatas rekor nasional melainkan rekor dunia,” via konferensi video, Sabtu (15/8/2020) siang.

Di samping itu MURI juga memberikan penghargaan kepada Kepala Pusat Karir Universitas Widyatama, Pipin Sukandi sebagai penggagas bursa kerja secara daring terlama melalui aplikasi Zoom.

“Hari ini Widyatama mendapatkan penghargaan MURI atas pencapaian rekor bursa kerja terlama secara online oleh perguruan tinggi di dunia,” kata Jaya Suprana.

Atas capaian itu Prof. Dr. H. Obsatar Sinaga, S. Pd., M. Si., bersyukur dan turut bangga atas capaian itu. Hal itu terlihat dari ekspresi Prof. H. Obi, sapaan akrab Rektor UTama saat Jaya Suprana menyerahkan piagam penghargaan MURI.

Kepada awak media dirinya memaparkan bahwa tujuan utama dari Career Day Universitas Widyatama ingin membantu pemerintah dalam mengatasi salah satu permasalahan bangsa.

“Sebetulnya kita bukan mau mengejar rekor MURI. Kami tadinya mencoba untuk memecahkan salah satu masalah bangsa, yaitu mengenai tenaga kerja. Di mana pada masa pandemi ini banyak perusahaan yang melakukan PHK. Juga tidak sedikit yang tidak menyerap atau membuka lowongan kerja.Target kita memecahkan masalah tenaga kerja, kok tahu-tahu oleh MURI dikasih rekor, penghargaan,” kata Prof. H. Obi.

“Keniscayaan saja tidak mencari rekor MURI sebetulnya. Tetapi kami berterima kasih kepada rekor MURI Indonesia, ternyata rekor MURI dunia Indonesia memberikan penghargaan kepada apa yang kita lakukan, ini sebuah prestasi,” imbuhnya.

Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa perusahaan yang turut serta merupakan perusahaan yang sudah berkolaborasi dengan kampus yang berada di Jalan Cikutra No 204-A.

“Ada 29 perusahaan dari 48 perusahaan yang telah melakukan kolaborasi. HRD-nya  (bagian personalia) membuka lowongan baru. Kami mengajak mereka untuk menerima kembali karyawan baru,” tuturnya.

Saat ditanya mengenai lulusan Universitas Widyatama, dirinya menjelaskan bahwa paling lama tiga bulan, lulusan UTama setelah lulus memperoleh kerja.

“Kalau yang berprestasi biasanya, lulusan kami langsung terserap di 48 perusahaan yang sudah melakukan kolaborasi. Ada 4-8 lulusan terbaik langsung diterima,” katanya.

Ia menambahkan sejak tahun 2019, mahasiswa UTama dibekali oleh keterampilan yang sesuai dengan program studinya.

Pihaknya telah memiliki 18 skema sertifikasi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) sesuai dengan program studi yang ada di UTama. Bekerjasama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk memberikan sertifikat yang dikeluarkan Kementrian Tenaga Kerja, kepada mahasiswanya ketika lulus dan telah mengikuti pelatihan.

Namun setiap semester mahasiswa UTama akan memperoleh sertifikat keahlian yang dikeluarkan oleh rektor berdasarkan kepakarannya.

“Misalnya mahasiswa menggeluti ilmu komputer atau sistem informasi maka di semester 1 belajar database, seluruh mata kuliah harus mendukung ke database. Tidak ada lagi mata kuliah pengantar. Setelah lulus dia akan mendapat sertifikat dari rektor, sertifikat database. Semester dua dia belajar pemograman atau programmer, maka semua mata kuliah mengarah ke programmer. Materi kuliah yang tidak berhubungan dengan programmer tidak dilibatkan,” jelasnya.

Sehingga ketika lulus, menurut Prof. H. Obi, mahasiswanya betul-betul menjadi seorang pakar.

“Umpamanya dalam empat semester tidak bisa lanjut kuliah sudah dapat empat sertifikat dari rektor setara D-2. Sejak tahun 2019, UTama dapat skema dari BNSP,” imbuhnya.

Masih terkait dengan pemecahan rekor MURI, Pipin Sukandi, menjelaskan dalam sehari ada sekitar satu sampai tiga perusahaan yang melakukan interview atau pemaparan terhadap pelamar kerja.

“Dari jam 10 pagi sampai jam 4 sore sesuai dengan jam kerja perusahaan. Untuk perusahaan diberikan meeting ID dan password, para peserta masuk ke dalam jadwal yang telah ditentukan oleh panitia,” papanya.

Pada kesempatan itu masing-masing perusahaan kurang lebih diberi waktu 2 jam. Setiap perusahaan ada yang langsung tanya jawab ataupun melakukan interview kepada calon pelamar.

Adapun lowongan kerja yang dibuka mulai dari teller, customer service, asisten direktur, desain grafis, content creator, dan lain sebagainya.

Bagi UTama capaian rekor MURI ini kali kelima diraih, dan kini diakui menjadi bagian keluarga besar MURI.

Ranking Universitas Widyatama Melonjak Menjadi Kebanggaan Prof. Uman Kepala LLDIKTI Wilayah IV
Target Masuk Ranking 50 Besar Perguruan Tinggi Ternama Di Indonesia, 276 Dosen Universitas Widyatama Menulis Jurnal Internasional Terindek Scopus
Humas Widyatama

Share
Published by
Humas Widyatama

Recent Posts

Atalia Istri Gubernur Jabar Jadi Dosen Universitas Widyatama, UTama Selangkah Lebih Maju Dari Universitas Lainnya

Tahun akademik 2020-2021 Univeristas Widyatama (UTama) menerima sekitar 2300 mahasiswa baru untuk jenjang D3, D4,…

1 bulan ago

Prodi Teknik Industri Universitas Widyatama Mengedukasi & Membantu Masyarakat Kelurahan Binong Jati Dalam Menerapkan K-3

Sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, Universitas Widyatama (UTama) Bandung yang dipimpin oleh…

2 bulan ago

Melalui Pelatihan Dari Dosen Fakultas Ekonomi & Bisnis UTama Para UKM Dilatih Meningkatkan Peluang & Untung Di Tengah Pandemi

Salah satu bentuk tanggung jawab sebuah perguruan tinggi yaitu mengaplikasikan tridarma perguruan tinggi-nya, seperti yang…

2 bulan ago

Dosen Informatika Universitas Widyatama – Mengimplementasikan Aplikasi Berbasis Interfacing System dalam Menentukan Kualitas Ikan Nila dan Gurame

Di era revolusi industri 4.0 ini pemanfaatan teknologi dilakukan dalam berbagai bidang, salah satunya di…

2 bulan ago

Alat Penjernih Air Keruh Hasil Penelitian Dosen Teknik Mesin Universitas Widyatama Manfaatnya Dirasakan Oleh Masyarakat

Sebuah perguruan tinggi sudah seyogianya mengaplikasikan tridharma perguruan tinggi, seperti pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada…

2 bulan ago

Universitas Widyatama Mensosialisasikan Teknologi RWH Dan Eco Garden Dalam Penanggulangan Masalah Kekeringan

Kota Bandung – Universitas Widayatama (UTama) Kota Bandung yang sudah setahun lebih dipimpin oleh Prof.…

2 bulan ago