Universitas Widyatama Didukung Disdik Jabar Adakan Lomba Inovasi Untuk Jenjang SMA, SMK & MA Pada Ajang Internasional

Universitas Widyatama Didukung Disdik Jabar Adakan Lomba Inovasi Untuk Jenjang SMA, SMK & MA Pada Ajang Internasional

Universitas Widyatama (UTama) Kota Bandung terus berupaya untuk menjadi salah satu kampus terdepan dalam hal riset dan inovasi produk.

Di samping itu kampus yang berada di Jalan Cikutra nomor 204-A itu juga merangsang para generasi muda agar terus melakukan inovasi dalam segala bidang.

Di antaranya dengan menghelat ajang tahunan Widyatama International Innovation and Academic Competition atau biasa disebut wi-can untuk mewadahinya. Tahun ini dihelat tanggal 10-12 Desember 2020.

Prof. Dr. Mohd. Haizam Bin Mohd Saudi, Warek III Bidang Riset, Pengembangan dan Kerjasama UTama, juga Ketua Pengarah kegiatan wi-can memaparkan bahwa ajang  itu terbagi untuk dua kategori, yaitu perguruan tinggi serta SMA/SMK/MA sederajat.

Untuk ajang tingkat perguruan tinggi selain dari dalam negeri pesertanya juga akan diikuti oleh perguruan dari mancanegara. Di antaranya Malaysia, Thailand, Kamboja Vietnam, Inggris dan Amerika.

“Insya Alloh pesertanya selain dari perguruan tinggi dalam negeri juga dari mancanegara. Karena ajang ini bersifat internasional. Prof. Uman Suherman Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jabar Banten, sangat mendukung,” terang Prof. Haizam, di ruang kerjanya, Kamis (12/11/2020) sore.

Ia menjelaskan bahwa wi-can merupakan kegiatan inovasi. Di samping itu juga ada berbagai macam lomba akademik, sekitar 18 mata lomba.

Wi-can menurut profesor dari “Negeri Jiran Malaysia” itu merupakan salah satu platform untuk menghasilkan produk-produk yang betul-betul baru hasil inovasi.

Tujuannya produk tersebut ke depan bisa dikembangkan, dimanfaatkan, diproduksi, atau diperjualbelikan secara umum.

Tahun ini merupakan wi-can yang kedua. Tahun pertama berjalan sukses.

Wican Universitas Widyatama 2020 1024x576 - Universitas Widyatama Didukung Disdik Jabar Adakan Lomba Inovasi Untuk Jenjang SMA, SMK & MA Pada Ajang Internasional

Namun tahun ini penyelenggaraannya sedikit berbeda karena sedang pandemi COVID-19,  diadakan secara daring.

“Acara lomba semua dilakukan online. Tetapi ada juga tatap muka melalui video conference, melalui zoom,” bebernya.

Untuk jenjang SMA/SMK/MA jumlah mata lombanya tidak berbeda dengan perguruan tinggi yaitu 18 mata lomba.

Lombanya yaitu IT 4.0 Exhibition, Mechanical Exhibition, IOT Exhibition, Robotic & Drone Exhibition, New Era Inovation Products, Business Plan Competition, Material Handling Essay & Poster Contest, CADCAM (Varia VS & AutoCad) Competition, Accounting Paper Chalange, Instrumentation & Control Contest, Entrepreneurship Start Up Contest, Information Sciences Product Contest, Green Building Design Contest, Poster & Photo Competition, English Speech Contest, English & Japan News Anchor Contest dan Short Movie Competition.

Peserta sendiri bisa tim ataupun individu.

Saat ditanya kenapa mengadakan lomba untuk jenjang SMA/SMK/MA Prof. Haizam mengatakan untuk menjadi inovator dan berdaya saing harus dipupuk dari sejak usia mereka remaja. Sehingga inovasi menjadi sebuah budaya.

“Alhamdulillah, Prof Obi Rektor Universitas Widyatama sangat mendukung kegiatan ini. Beliau sudah memberi surat rekomendasi dari Pak Dedi Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, agar SMA/SMK/MA di Cabang Dinas Pendidikan I-XIII ikut serta pada ajang yang baik ini” kata Prof. Haizam.

Tahun lalu juga sudah dihelat untuk tingkat SMA /SMK/MA.

Pada ajang ini akan memperebutkan piala, piagam dan uang pembinaan. Sedangkan untuk semua peserta akan diberi sertifikat.

“Saya juga haturkan terima kasih kepada Pak H. Dedi Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, yang telah mendukung ajang ini agar berjalan lancar dan sukses, untuk mejadikan Jabar Juara Lahir Batin,” pungkasnya.

Untuk pendaftaran mulai dibuka tanggal 10 November 2020. Info lebih lanjut mengenai pendaftaran dan lomba bisa klik di laman wican.widyatama.ac.id.

(Sumber: majalahsora.com, Kota Bandung)

Setelah Dilantik Menjadi Pengurus Kwarda, Djoko Roespinoedji Akan Menumbuhkan UKM Pramuka Di Perguruan Tinggi