Categories: Berita

Melalui Pelatihan Dari Dosen Fakultas Ekonomi & Bisnis UTama Para UKM Dilatih Meningkatkan Peluang & Untung Di Tengah Pandemi

Salah satu bentuk tanggung jawab sebuah perguruan tinggi yaitu mengaplikasikan tridarma perguruan tinggi-nya, seperti yang biasa dilakukan oleh Univeristas Widyatama (UTama) Kota Bandung. Terutama dalam…

Salah satu bentuk tanggung jawab sebuah perguruan tinggi yaitu mengaplikasikan tridarma perguruan tinggi-nya, seperti yang biasa dilakukan oleh Univeristas Widyatama (UTama) Kota Bandung. Terutama dalam membantu masyarakat untuk memecahkan persoalan yang ada, di masa pandemi ini.

Di antarana melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis UTama, dengan menghelat kegiatan pelatihan marketing online bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).

Kegiatannya sendiri berlangsung beberapa waktu ke belakang. Tepatnya tanggal 24 Juni 2020, dengan nama kegiatan “Peluang Mendapatkan Keuntungan Yang Lebih Besar Bagi UKM Di Wilayah Jabar Pada Era Pandemi Melalui Marketing dan Stimulasi Pajak”.

Dimotori oleh Ketua klaster PkM Sri Wilujeng, S.P., S.E., M.P., dengan anggota para dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis yaitu Yelli Eka Sumadhinata, S.E., M.M., Dr. Hj. Wien Dyahrini, S.E., M.Si., MSIE., Suskim Riantani, S.E., M.Si., Galuh B.Kuswara, S.E., M.M., dan Dr. Yana Hendayana, S.E., M.M., BKP.

Di samping itu menghadirkan konsultan pajak Budi Indratno, S.E., M.Ak. serta Radhi Abdul Halim R, S.E., M.M., Ak., CA., BKP., CSRA.

Yelli Eka Sumadhinata, salah satu dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UTama, memaparkan bahwa kegiatannya disampaikan secara virtual, menggunakan aplikasi zoom.

Diikuti kurang lebih 50 peserta yang kebanyakan adalah pelaku usaha kecil dan menengah, bidang kuliner dan fashion, termasuk konsultan.

“Kegiatannya sudah dilangsungkan di bulan Juni lalu. Tepatnya tanggal 24 Juni 2020. Waktu itu dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Dr. Hj. Adjeng Mariana, S.E., M.M.,” kata Yelli, Minggu (6/9/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan kegiatan PkM oleh kampus yang dipimpin Prof. Dr. H. Obsatar Sinaga, S. IP., M. Si., itu, merupakan  salah satu wujud konkrit dari tridarma perguruan tinggi selain penelitian dan pengajaran.

“Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan agenda rutin yang dilakukan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis terutama disaat pandemi COVID-19 untuk membantu para pelaku usaha khususnya usaha mikro kecil dan menengah,” imbuhnya.

Alasan dasar dari pelatihan itu, menurut Yelli, dikarenakan banyak pengusaha yang merasakan dampak akibat pandemi COVID-19, terutama dari segi penjualan/marketing. Hal itu menyebabkan mereka kesulitan untuk maju dan berkembang seperti sedia kala.

Pada pelatihan itu para peserta diajarkan mengenai tata cara marketing online melalui media sosial (Medsos) sebagai sarana promosinya, seperti Facebook dan Instagram.

“Para UKM dikenalkan kepada media sosial yang bisa dipilih buat memasarkan produknya. Dari setiap media online kami kasih tahu kelemahan dan kelebihannya. Termasuk bagaimana cara menggunakan media online tersebut,” kata Yelli.

Ia pun mengatakan bahwa saat ini marketing online dapat dijadikan jalan usaha di tengah pandemi COVID-19, karena marketing online sama halnya dengan mempunyai salesman

selama 24 jam. Di samping itu dapat menjangkau konsumen ke seluruh Indonesia bahkan mancanegara.

“Trend ke depannya akan semakin diminati oleh konsumen,”  tutur, Yelli yang juga pemberi materi marketing online.

Di samping itu para peserta pun diberi meteri mengenai perpajakan, pengetahuan serta keterampilan di dalam menyusun laporan perpajakan. Terutama memaksimalkan stimulus dari pemerintah melalui terbitnya aturan pajak PMK 44/PMK/2020 dan perubahannya PMK 86/PMK/2020.

“Pemerintah memberikan kompensasi stimulus perpajakan berupa PPh pasal 4 ditanggung pemerintah, serta PPh pasal 21 karyawan yang mempunyai gaji di bawah Rp16jt/bulan yang ditanggung pemerintah. Tujuan agar para pelaku UMKM dapat menyusun laporan pajak serta laporan realisasi pajak berupa PPh Final tarif 0,5% dari omzet serta PPh Pasal 21 pajak karyawan yang ditanggung pemerintah,” pungkas Yelli.

Prodi Teknik Industri Universitas Widyatama Mengedukasi & Membantu Masyarakat Kelurahan Binong Jati Dalam Menerapkan K-3
Dosen Informatika Universitas Widyatama – Mengimplementasikan Aplikasi Berbasis Interfacing System dalam Menentukan Kualitas Ikan Nila dan Gurame
Humas Widyatama

Share
Published by
Humas Widyatama

Recent Posts

Atalia Istri Gubernur Jabar Jadi Dosen Universitas Widyatama, UTama Selangkah Lebih Maju Dari Universitas Lainnya

Tahun akademik 2020-2021 Univeristas Widyatama (UTama) menerima sekitar 2300 mahasiswa baru untuk jenjang D3, D4,…

1 bulan ago

Prodi Teknik Industri Universitas Widyatama Mengedukasi & Membantu Masyarakat Kelurahan Binong Jati Dalam Menerapkan K-3

Sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, Universitas Widyatama (UTama) Bandung yang dipimpin oleh…

2 bulan ago

Dosen Informatika Universitas Widyatama – Mengimplementasikan Aplikasi Berbasis Interfacing System dalam Menentukan Kualitas Ikan Nila dan Gurame

Di era revolusi industri 4.0 ini pemanfaatan teknologi dilakukan dalam berbagai bidang, salah satunya di…

2 bulan ago

Alat Penjernih Air Keruh Hasil Penelitian Dosen Teknik Mesin Universitas Widyatama Manfaatnya Dirasakan Oleh Masyarakat

Sebuah perguruan tinggi sudah seyogianya mengaplikasikan tridharma perguruan tinggi, seperti pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada…

2 bulan ago

Universitas Widyatama Mensosialisasikan Teknologi RWH Dan Eco Garden Dalam Penanggulangan Masalah Kekeringan

Kota Bandung – Universitas Widayatama (UTama) Kota Bandung yang sudah setahun lebih dipimpin oleh Prof.…

2 bulan ago

UTama Ranking 57, Djoko Roespinoedji Ketua Yayasan Widyatama: Itu Angka Istimewa

Universitas Widyatama (UTama) tahun 2020 ini berhasil menduduki ranking ke-57, dalam pemeringkatan perguruan tinggi terbaik…

2 bulan ago