Kado Istimewa Bagi Yayasan, Prof Obi Membawa Universitas Widyatama Raih Predikat Unggul Dan Buka Prodi S3

Kado Istimewa Bagi Yayasan, Prof Obi Membawa Universitas Widyatama Raih Predikat Unggul Dan Buka Prodi S3

Di bawah kepemimpinan Prof Obsatar Sinaga, Universitas Widyatama (UTama) Kota Bandung, terus menorehkan capaian prestasi yang membanggakan dan membawa kampus UTama semakin berkualitas.

UTama yang sebelumnya menyandang akreditasi dengan predikat perguruan tinggi dengan nilai baik sekali, pada tanggal 11 Januari 2022, meraih akreditasi predikat unggul. Dikeluarkan oleh Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Hal tersebut berdasarkan keputusan BAN-PT No 1134/SK/BAN-PT/SURV-BDG/PT/XII/2021. Ditandatangani oleh Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT, Prof Arif Purbayanto, Ph.D.

UTama juga, di awal tahun 2022 ini membuka Program Studi (Prodi) S3 Manajemen.

Tentu saja capaian itu telah melalui bebagai proses dan gebrakan yang terukur, seperti menjadi pionir kampus yang menerapkan pembelajaran hybrid.

Sebelum ditunjuk menjadi kampus percontohan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) oleh LLDIKTI Wilayah IV, di bawah kepemimpinan Prof Obi, sapaannya, pembelajaran hybrid telah digelar, termasuk melalui server (secara online).

Dalam seminggu, mahasiswa UTama bisa memilih perkuliahan tatap muka dengan dosen selama dua hari saja. Sisanya bisa memperdalam ilmu di luar kampus. Disesuaikan dengan kompetensi ataupun ketertarikan mereka terhadap bidangnya.

C7 e1642221629847 1024x722 - Kado Istimewa Bagi Yayasan, Prof Obi Membawa Universitas Widyatama Raih Predikat Unggul Dan Buka Prodi S3
Dr. M. Samsuri, M.Pd., Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jabar dan Banten

Gebrakan lainnya, syarat kelulusan berupa tugas akhir mahasiswa UTama tidak hanya ditentukan melalui skripsi saja. Namun bisa juga dengan membuat businessplan serta menulis artikel/paper (hasil penelitian) yang dipublikasikan di jurnal internasional.

Prestasi lainnya, per September 2021 telah menerbitkan kurang lebih 1.500 artikel, dengan jumlah dosen 272 orang dalam jurnal internasional terindeks Scopus. Karena UTama juga terus berupaya menjadi kampus berbasis riset dan penelitian.

Kegiatan dosen dan mahasiswa UTama juga dilaksanakan secara masif diberbagai daerah. Tujuannya berupaya membantu pemerintah dan masyarakat, menyelesaikan masalah yang ada melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM).

UTama juga ditunjuk menjadi percontohan Pusat Karir bagi perguruan tinggi se-Indonesia. Menyelenggarakan pelaksanaan program pengembangan layanan pusat karir dan pusat karir lanjutan (tracer study), pada Direktorat Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendikbud Ristek. Tujuannya, agar mahasiswa UTama, cepat terserap bekerja di dunia usaha dan dunia industri.

Dari sisi perankingan Kemendikbud Ristek, sejak dipimpin Prof Obi lonjakannya sangat signifikan. Tadinya berada diperingkat 200-an, dalam kurun waktu kurang dari tiga tahun menduduki ranking 42, perguruan tinggi negeri swasta berkualitas se-Indonesia. Sementara itu untuk ranking SINTA – Science and Technology, UTama menduduki peringkat 41 nasional.

Di Kota Bandung UTama, berhasil menjadi kampus swasta ke-1 versi Webometrics.

Sedangkan untuk capaian prestasi pribadi Prof Obi, di antaranya pernah menjadi juara kedua dunia dalam ajang “International Conference and Exposition on Inventions by Institutions of Higher Learning” yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Malaysia, tahun 2019. Di samping itu menjadi Ketua Promotor saat Megawati Soekarnoputri, Presiden RI ke-5, meraih gelar Doktor Honoris Causa dari UNPAD, tahun 2016.

Penghargaan lainnya mendapatkan penghargaan bergengsi, dari Indonesia Development Achievement Foundation (IDAF) sebagai “Indonesia MOST Admired Education Award 2021”. Prof Obi, dinilai karena menjadi inspirasi dalam memberikan inovasi pendidikan di perguruan tinggi.

Atas capaian itu Djoko Roespinoedji, Ketua Yayasan Widyatama sangat mengapresiasinya. Terlebih capaian tersebut bertepatan dengan hari jadi Yayasan Widyatama ke-49 tahun, yang jatuh pada tanggal 3 Januari 2022.

Djoko Roespinoedji Ketua Yayasan Widyatama Kota Bandung 1024x622 - Kado Istimewa Bagi Yayasan, Prof Obi Membawa Universitas Widyatama Raih Predikat Unggul Dan Buka Prodi S3
Djoko S. Roespinoedji, S.E., PG., DIP., Ketua Yayasan Widyatama
“Ini kado istimewa di hari jadi Yayasan Widyatama ke-49. Mudah-mudahan dengan posisi unggul ini pengakuan dari masyarakat terhadap UTama semakin meningkat,” kata Djoko, di ruang kerjanya, Jalan Cikutra No 204-A, Kamis (13/1/2022)

Pihaknya berharap, kualitas pendidikan seiring berjalan terus meningkat. Termasuk komitmen dengan penyelenggaraan pendidikan tinggi yang memilik output lulusan yang kompeten dalam keilmuan dan memiliki ahlaq yang baik.

“Dari capaian tersebut menunjukan komitmen dari Pak Rektor, Prof Obsatar Sinaga dan jajarannya bisa mencapai itu. UTama menjadi unggul tidak gampang. Karena banyak parameter yang harus dipenuhi seperti, kinerja manajemen, tridharma para dosen, kinerja mahasiswa itu diukur. Ini menunjukan bahwa kesinambungan proses akademik UTama sudah mumpuni, ini menjadi bekal Yang baik di tahun mendatang,” kata Djoko.

Pihaknya juga memiliki filosofi DJITU, yakni disiplin, jujur, inovatif, tekun dan ulet.

Harapan ke depan mahasiswa yang ingin melanjutkan studi tidak ragu berkuliah di UTama.

Senada dengan Djoko, Kepala LLDIKTI Wilayah IV yang baru menjabat, M Samsuri juga bangga atas capaian UTama meraih predikat unggul dari BAN-PT.

“Sebagai lembaga yang melayani terkait dengan kelembagaan dosen dan lainnya merasa bangga. Mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Universitas Widyatama, bisa menjadi motivasi bagi perguruan tinggi yang lain meningkatkan grade akreditasi nya menjadi akreditasi unggul,” kata Samsuri, baru-baru ini.

WhatsApp Image 2022 01 15 at 11.45.37 AM 1024x768 - Kado Istimewa Bagi Yayasan, Prof Obi Membawa Universitas Widyatama Raih Predikat Unggul Dan Buka Prodi S3

Dirinya pun berpesan dengan predikat unggul, jangan hanya menjadi sebuah branding institusional saja, tapi berharap itu terwujud dalam proses pembelajaran dan kualitas lulusannya. Yakni mudah diterima di dunia kerja atau mampu membuka lowongan kerja. Juga SDM tersebut bisa berkecimpung di masyarakat karena memiliki karakter yang baik.

“Tentu harapan terbesar memotivasi Universitas Widyatama, untuk membuktikan tidak salah mendapat akreditasi unggul, memiliki kualitas lulusan nomor satu,” kata Samsuri.

Sangat disinggung mengenai hadirnya Prodi S3 Manajemen di UTama, menurutnya hal itu merupakan hadiah.

“Dalam arti reward atas upaya kerja keras Universitas Widyatama selama ini, menjadi salah satu perguruan tinggi yang memiliki proses pembelajaran dengan baik. Di samping itu memiliki uji kepatuhan yang baik dalam pelaporan di pangkalan data perguruan tinggi. Taat azas,” kata Samsuri.

Lanjutnya dengan adanya Prodi S3 UTama, karena memang sudah layak. Semua persyaratan terpenuhi, dosen dipersiapkan, menambah semangat UTama bukan hanya berupaya melahirkan lulusan S1 dan S2 berkualitas tetapi juga lulusan S3 yang berkualitas juga.

“Selamat kepada universitas Widyatama ini jadikan motivasi melahirkan lulusan yang unggul dan karakter yang Pancasila,” pungkasnya.

(Sumber: majalahsora.com)

Pembuatan dan Pengisian Konten Website Desa Karyawangi Oleh UTama
Pentingnya Pembukuan, Dosen UTama Latih UMKM Rumah Sayur Garut, Membuat Laporan Keuangan